Phone & WA: 0821 4252 1800 | LINE: meterdigital.com | E-mail: info@meterdigital.com

Cara Memilih Termometer Infrared Terbaik

Termometer infrared (juga disebut termometer radiasi) mengukur temperatur/suhu dengan membaca pancaran panas yang dikeluarkan oleh obyek. Hal ini memberikan kemampuan bekerja pada suatru jarak, tanpa harus bersentuhan dengan obyek-nya.
Termometer ini dapat digunakan untuk:

* Memasak. Men-cek suhu sup, permen, oven, pemanggangan, barbeque, penggorengan, dll.
* Deteksi kebocoran panas. men-cek insulasi dinding dan AC; mendeteksi kebocoran udara pada rumah-rumah, kulkas dan freezer. Tidak perlu mengeluarkan puluhan juta rupiah untuk sebuah kamera thermal imaging.
* Permasalahan pada mesin-mesin, motor, sistem tegangan tinggi dan elektronik.

Termometer ini tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu ambang udara karena dapat terjadi masalah dengan benda yang berkilau (kecuali termometer sudah dikalibrasi dengan tepat untuk obyek tsb). Meskipun bisa digunakan sebagai termometer dahi, termometer infrared umum tidak cukup akurat untuk penggunaan medis. Termometer klinik untuk hal ini sangat dibutuhkan (contoh: Thermofocus, Extech).

Kebanyakan, tetapi tidak semuanya, memiliki pointer laser untuk membantu mengarahkan termometer pada obyek (oleh sebab itu sering disebut termometer laser). Kebanyakan bentuknya seperti sebuah pistol, lengkap dengan pemicu-nya untuk mengaktifkan sensor, serta cukup kecil untuk dimasukkan ke dalam saku celana. Semua termometer infrared adalah tipe elektronik digital. Harganya dimulai sekitar 600 ribu-an untuk tipe konsumer dan dapat mencapai hingga jutaan rupiah untuk tipe industrial dan profesional. merk yang cukup terkenal diantaranya Raytek (MiniTemp), Fluke, Actron (PocketTherm), ThermoTech, Mastercool, Extech, Taylor, CDN, IRtek dan Cen-Tech.

Akurasi dan Rentang Pengukuran Termometer Infrared
Disamping kenyamanan dan keamanan-nya, termometer infrared sangat populer karena rentang pengukuran-nya yang lebar. Beberapa contoh dari model sesungguhnya:
-20 ~ 260 derajat Celcius
-30 ~ 500 derajat Celcius
-50 ~ 1000 derajat Celcius

Termometer ini sendiri harus tetap dalam suhu ruangan yang hangat normal dengan tujuan supaya dapat bekerja dengan tepat. Resolusi-nya dapat bervariasi dari 0.1 sampai 1 derajat Celcius. Bagaimanapun akurasi-nya biasanya plus atau minus beberapa derajat.

Untuk pembacaan yang akurat, ukuran titik pengukuran harus diketahui. Hal ini berubah sesuai jarak. Distance-to-spot ratio menentukan lebar titik pada jarak-jarak yang berbeda. Pada jarak 12 kaki (jarak antara termometer dan permukaan yang diukur), perbandingan 12:1 termometer akan mengukur temperatur suatu titik selebar 1 kaki.

Rentang distance-to-spot berkisar dari 1:1 sampai 50:1, dengan 6:1 sampai 12:1 yang menjadi rata-rata untuk model konsumer. Rasio yang lebih besar biasanya lebih baik, memungkinkan mengukur benda-benda kecil seperti pipa, kabel, komponen elektronik tanpa mengikutkan suhu obyek di belakangnya.

Fitur-Fitur dan Penggunaan Termometer Infrared
Kebanyakan termometer tipe ini dihidupkan dengan menarik pemicunya:

Beberapa akan membaca hasil pengukuran dan memberhentikan tampilan layar untuk beberapa detik supaya hasil pengukuran mudah terbaca.
Lainnya akan terus mengukur, secara otomatis memperbarui angka tampilan layar sebagaimana sinar laser bergerak pada permukaan benda yang sedang diukur. Melepas pemicunya akan memberhentikan tampilan angka pada layar.

Fitur-fitur yang berguna diantaranya:
* Tampilan layar Celcius dan Fahrenheit yang bisa diubah.
* Tampilan layar suhu maksimum yang diukur.
* Tampilan lampu latar.
* Tali strap.
* Baterai AA atau AAA dan 9 volt.
* Power off otomatis untuk menghemat usia baterai.

Untuk men-tes sistem HVAC dan insulasi rumah, model "detektor kebocoran suhu" juga tersedia:

* Suhu/temperatur titik acuan diukur.
* Termometer disorotkan ke seluruh permukaan. Pada area yang lebih panas dari titik acuan, warna cahaya laser berubah dari hijau menjadi merah. Pada area yang lebih dingin lampu berubah menjadi biru.
* Kepekaan perubahan warna dapat diatur.

Suhu maksimum dapat lebih rendah dibanding dengan model-model lain, kemungkinan 300 derajat Fahrenheit. Termometer juga berfungsi sebagai termometer infrared standar, memberikan pembacaan nilai digital dari temperatur.

Kalibrasi dan Pengaturan Emisivitas Termometer Infrared
Termometer tipe industrial dapat dikalibrasi untuk akurasi yang lebih tinggi. Kalibrasi dilakukan dengan mengatur emisivitas (berhubungan dengan daya pantulan) dari obyek yang sedang diukur. Inilah mengapa termometer yang tidak dikalibrasi tidak dapat mengukur dengan akurat suhu obyek yang berkilau.

Untuk penggunaan normal di rumah, kalibrasi tidak diperlukan. Model konsumer mengganggap emisivitas fix 0.95.

Termometer Infrared Terbaik
Ketika tidak diperlukan termometer yang paling akurat, non-kontak serta kemampuan rentang suhu yang lebar dari sebuah termometer infrared sangatlah menarik.

Untuk memasak, di rumah dan tukang mekanik umumnya butuh memilih model yang pas dengan budget-nya, rentang pengukuran-nya serta kebutuhan akurasi-nya. Untuk kebanyakan penggunaan di rumah, rentang pengukuran yang lebar lebih penting daripada akurasi.

Sumber: suite101.com by Yuen Kit Mun

termometer laser

Termometer infrared (juga disebut termometer radiasi) mengukur temperatur/suhu dengan membaca pancaran panas yang dikeluarkan oleh obyek. Hal ini memberikan kemampuan bekerja pada suatru jarak, tanpa harus bersentuhan dengan obyek-nya.
Termometer ini dapat digunakan untuk:

* Memasak. Men-cek suhu sup, permen, oven, pemanggangan, barbeque, penggorengan, dll.
* Deteksi kebocoran panas. men-cek insulasi dinding dan AC; mendeteksi kebocoran udara pada rumah-rumah, kulkas dan freezer." data-share-imageurl="" style="position:fixed;bottom:0px;right:0px;">