Phone & WA: 0821 4252 1800 | LINE: meterdigital.com | E-mail: info@meterdigital.com

Article

Reed Switch

Pada dasarnya, reed switch terdiri dari dua kepingan logam yang elastik tertutup dalam tabung kaca, yang di isi dengan gas lembam yang mencegah karat.
Switch diaktifkan dengan medan magnet dari luar.
Medan magnet ini bisa disediakan dengan membawa magnet permanen dekat ke switch-nya, atau dengan arus yang lewat melalui koil yang di lilitkan disekitar switch tersebut.

Resistor

Resistor adalah komponen elektronik yang menolak aliran arus elektronik. Semakin tinggi nilai resistansi-nya (diukur dalam satuan ohm) maka semakin rendah nilai arusnya. Hal ini ditemukan oleh Mr. Ohm. Resistor paling sederhana dibuat dari carbon rod dengan tutup serta kawat timah. Tipe lain adalah carbon film yaitu lapisan tipis karbon pada batang keramik, dan oksida logam dan logam glasir pada batang kaca. Resistor gulungan kawat digunakan dimana resistor harus menghilangkan banyak panas.

Menggunakan LED

Light Emitting Diode (LED) biasanya digunakan sebagai indikator. LED bisa menunjukkan saat power on, sebagai indikator peringatan, dlsb. LED harus disuplai dari sumber tegangan DC, dengan kaki anoda positif dan kaki katoda negatif, seperti yang terlihat pada gambar diagram dibawah.

Nilai Perkalian Dalam Dunia Elektronika

Dalam dunia elektronik kita menggunakan beberapa nilai yang sangat besar dan nilai yang sangat kecil. Agar membuatnya lebih mudah kita menggunakan PENGALI.

Sebagai contoh 1,000,000,000,000 Hertz dapat ditulis 1 Terahertz dan 0.000,000,000,001 Ohm sama dengan 1 picohm.

Awalan / Simbol / Pengali
tera / T / 1,000,000,000,000
giga / G / 1,000,000,000
mega / M / 1,000,000
kilo / K / 1,000
milli / m / 0.001
micro / u / 0.000,001
nano / n / 0.000,000,001
pico / p / 0.000,000,000,001

Prinsip hukum OHM

Pada gambar dibawah voltmeter di hubungkan secara paralel dengan resistor, untuk mengukur tegangan yang melewati resistor. Ammeter di hubungkan secara seri dengan resistor, untuk mengukur arus yang mengalir disekitar rangkaian dan resistor.

Hukum Ohm menemukan jika kita menggandakan tegangan yang melewati resistor maka arus yang melewatinya juga bertambah dua kali lipat. Bila kita membagi dua tegangan maka arusnya juga terbagi dua. Artinya arus-nya proporsional dengan tegangan-nya.

Resistor dalam koneksi Paralel

Resistor dalam rangkaian paralel di hubungkan berseberangan satu dengan lainnya. Nilai tegangan yang melewati resistor-resistor itu sama nilainya. Untuk menemukan nilai resistansi-nya (total nilai resistansi yang dilewati arus) kita membalik nilainya dan menjumlahkan-nya. lalu kita membalik hasilnya.

Sebagai contoh kita mengambil nilai 2 ohm dan 4 ohm secara paralel.

Kebalikan 1/2 +1/4 = 3/4

Kebalikan nilai 4/3 = 1.33 ohms

Resistor dalam koneksi Seri

Resistor dalam rangkaian seri di hubungkan secara berjajar/lurus.
Arus yang sama akan mengalir melalui semua resistor.
Total nilai oposisi dari arus yang mengalir disebut resistansi ekivalen.
Untuk menemukan nilai resistansi ekivalen kita dengan sederhana menjumlahkan nilai resistornya.

Dalam gambar nilai totalnya adalah 30 ohm.

Ingat, kalkulasi secara cepat nilai totalnya selalu lebih tinggi dari nilai resistor yang paling tinggi.
Jika resistor-resistor tersebut di hubungkan dengan baterai 30 Volt maka hukum Ohm berkata arus 1 amp akan mengalir.

Rangkaian Baterai Seri dan Paralel

A. Lampu terhubung secara paralel dengan baterai dan akan menyala normal.

B. Baterai terhubung secara paralel dan akan memberikan tegangan sebesar 1.5 volt. Lampu akan menyala normal, tetapi baterai akan bertahan 2X lebih lama dibanding baterai pada gambar A.

C. Baterai terhubung secara seri dan memberikan tegangan 3 volt. Lampu akan menyala sangat terang tetapi dengan cepat akan putus!

Sumber: Hobby Projects
baterai seri dan paralel

Tegangan dalam rangkaian

Pastikan anda mengerti Hukum OHM sebelum membaca topik ini.

Pada gambar diagram nilai total resistansi = 30 ohm.

Arus yang mengalir adalah 30 volt/30 ohm = 1 amp.

Demikian halnya arus yang melewati resistor 5 ohm adalah 1 amp.

Oleh karena itu tegangan yang melewati resistor 5 ohm adalah 1 amp x 5 ohm = 5 volt.

Sama dengan tegangan yang melewati R2 adalah 10 volt.

Tegangan yang melewati R3 adalah 15 volt.

Jika kita menjumlahkan tiga tegangan-nya 5 + 10 + 15 = 30 volt.

Hal ini sama dengan tegangan pada baterai.

Jenis Komponen Elektronika

Komponen elektronika umumnya terdiri dari satu atau lebih bahan-bahan elektronika, yang terdiri dari satu atau beberapa unsur materi dan bila komponen elektronika ini di satukan untuk di pakai sebagai design rangkaian yang di kehendaki bisa berfungsi sesuai dengan fungsi dari masing masing komponen, ada yang di pakai untuk mengatur arus dan tegangan, menyekat arus, meratakan arus, memperkuat sinyal dan ada banyak fungsi dari komponen lainnya.

Daftar komponen dibawah ini adalah beberapa komponen elektronika yang sering dipakai dalam suatu rangkaian elektronik: