Phone & WA: 0821 4252 1800 | LINE: meterdigital.com | E-mail: info@meterdigital.com

Article

Cara Men-test Transistor

Gambar 1. Dengan meter di set untuk mengukur ohm, sambungkan salah satu colokan/probe meter ke kaki basis dari transistor. Sambungkan colokan/probe lainnya pertama ke kolektor kemudian ke emitor-nya. Hasil pembacaan keduanya harus sama, entah nilai resistansi keduanya tinggi atau rendah.

Cara Menggunakan Osiloskop

Kontrol pada sebuah osiloskop dapat dibagi dalam 4 grup.

1. Housekeeping (On/Off, Brightness, Focus)
2. Horizontal (X Position, X Amplitude, Time/Division)
3. Vertical (Y Position, Y Amplitude, Invert, Volts/Division)
4. Trigger/Synchronization (Level, +/-, External, AC/DC/LF/HF, TVH/TVV)

Medan Elektromagnetik

Saat arus mengalir melalui sebuah kawat, medan magnet, dibuat dari jalur-jalur gaya, terbentuk disekitar kawat tersebut. Bila kawat dililit oleh koil, jalur-jalur gaya tersebut terhubung satu dengan lainnya.
Hasilnya ialah medan magnet yang bentuknya sama dengan bidang yang mengitari sebuah magnet batang. Kekuatan medan ditentukan oleh banyaknya gerakan dan arus yang melalui koil. Bidang dapat ter-konsentrasi dengan menempatkan sebuah baja atau inti besi di tengah koil. Hal ini disebut ELEKTROMAGNET atau SOLENOID.

Multitester Analog

Sebuah multimeter analog memiliki jarum yang bergerak di sepanjang skala. Rentang switch multimeter analog sangat murah tapi sulit bagi seorang pemula untuk membaca secara akurat, khususnya pada skala resistansi. Gerakan meter analog halus dan jika kita menjatuhkannya maka meter akan rusak.

Multimeter Digital

Multimeter di desain dan diproduksi secara masal untuk ahli-ahli elektronik. Bahkan tipe paling sederhana dan termurah pun berisi fitur-fitur dimana kita tidak mungkin menggunakan-nya. Meter digital memberikan output dalam bentuk angka, biasanya dalam tampilan LCD.

Knob tengah memiliki banyak posisi dan anda harus memilih mana yang cocok untuk pengukuran yang ingin anda lakukan. Jika meter di posisikan pada 20 VDC, sebagai contoh, maka 20 V adalah nilai tegangan maksimum yang bisa diukur. Hal ini kadang disebut 20 V fsd, singkatan fsd ialah full scale deflection.

Kapasitor

Kapasitor secara dasar adalah dua pelat logam paralel yang dipisahkan oleh sebuah insulator. Insulator ini dinamakan dielectric.
Tipe kapasitor disebut sesuai bahan dielektrik-nya. Kita punya keramik, mika, polyester, kapasitor kertas udara, dll.

Diode

Diode memiliki polaritas, artinya harus dipasang di PCB secara benar. Hal ini dikarenakan arus listrik hanya akan mengalir melalui diode dalam satu arah.
Diode memiliki dua kaki, Anoda (+) dan Katoda (-). Katoda selalu ditandai dengan sebuah titik, gelang atau tanda lainnya.

Kode Warna Gelang Resistor

Abaikan warna bodi dari resistor. Kebanyakan resistor memiliki tiga gelang warna yang saling berdekatan dan satu gelang warna di sisi yang lain. Tiga gelang yang berdekatan tersebut memberikan nilai pada resistor.
Gelang yang paling dekat dengan kawat memberikan nilai dari digit pertama misal Coklat = 1.
Gelang berikutnya memberikan nilai digit kedua misal Merah = 2.
Gelang ketiga memberikan angka nol dimana berarti banyaknya nol misal Orange = 3 nol = 000.

Induktor

Induktor adalah gulungan kawat.
Bisa di lekatkan pada sesuatu berbentuk tabung atau hanya digulung begitu saja.
Gulungan nya bisa berisi inti berbahan logam pada tengahnya.
Inti besi digunakan untuk frekuensi dibawah sekitar 100 kHz.
Inti ferrit digunakan untuk frekuensi, katakan 10 Mhz.
Diatas 100Mhz inti-nya umumnya udara dan koil-nya berdiri sendiri.