Phone & WA: 0821 4252 1800 | LINE: meterdigital.com | E-mail: info@meterdigital.com

Article

Apa beda arus AC dan DC?

Listrik adalah sebuah jenis energi yang melibatkan pergerakan elektron-elektron dalam sebuah konduktor, seperti misalnya kawat. Aliran dari elektron-elektron dapat berlangsung dalam satu arah atau dua arah sepanjang kawat tersebut. Saat listrik mengalir dalam satu arah, disebut arus searah/direct current (DC). Arus bolak-balik/alternating current (AC) adalah ketika elektron-elektron mengalir dalam dua arah - satu dan kemudian satunya lagi.

Hygrometer

Hygrometer adalah sebuah alat untuk mengukur kadar kelembaban udara pada lingkungan. Alat pengukuran kelembaban udara biasanya bergantung pada pengukuran-pengukuran beberapa kuantitas lainnya seperti temperatur, tekanan, masa atau perubahan mekanis atau elektris pada zat dimana kelembaban terhisap. Dengan kalibrasi dan kalkulasi, pengukuran-pengukuran ini dapat merujuk pada pengukuran humidity (kelembaban udara).

Konduktor dan Insulator

KONDUKTOR
* Konduktor adalah material-material dimana elektron dapat dengan mudah bergerak dan dimana arus listrik dapat mengalir.
* Konduktor kebanyakan terbuat dari logam seperti emas, perak, besi dan timah/arang.
* Karbon adalah konduktor yang baik yang sama dengan beberapa jenis gas (seperti pada tabung fluorescent) dan air yang berisi beberapa bahan kimia.
Material-material ini bukanlah konduktor yang sempurna serta memiliki nilai resistansi/tahanan pada aliran arusnya.

Continuity Testing (Tes Kontinuitas)

Tes kontinuiti artinya meyakinkan bahwa sesuatu tersambung alias tidak putus.
Sebagai contoh, jalur tembaga pada PCB atau kawat dalam sebuah kabel tidak boleh dalam keadaan open circuit namun harus tersambung.
Pada gambar diagram, saat ke-dua colokan dari lampu dan baterai terhubung pada ke-dua ujung kawat yang sama, lampu akan menyala menunjukkan kontinuiti. Bila lampu tidak menyala maka kawat dalam keadaan open circuit (alias tidak tersambung). Tester juga berguna untuk menemukan kedua ujung dari sebuah kawat, saat semua kawat memiliki warna yang sama.

Algoritma Untuk Menemukan Masalah

Algoritma ialah sebuah daftar instruksi dalam sebuah lembar alur kerja.
Dalam dunia elektronik hal ini dapat diterapkan untuk menemukan permasalahan.
Gambar dibawah adalah versi ringkasan untuk menemukan lokasi permasalahan pada sebuah televisi warna.
Algoritma yang detil dapat menentukan lokasi permasalahan/kerusakan langsung pada level komponen.
Algoritma dapat diterapkan pada sistem selain elektronika, seperti kendaraan bermotor, stasiun tenaga atom, kendaraan luar angkasa, dll.

Sumber: Hobby Projects

Mengukur Arus (Ampere)

Untuk mengukur arus rangkaian harus terputus dan meter disambungkan pada tempat dimana rangkaian tersebut di putus.
Pada rangkaian ini arus akan bernilai sama tidak peduli dimanapun rangkaian diputus. Jika 1 ampere yang mengalir, maka semua meter akan menampilkan nilai 1 ampere.
Perhatikan polaritas probe/colokan saat mengukur arus DC. Hal ini tidak perlu saat mengukur arus AC.
Pilih rentang pengukuran yang tinggi pada meter sebelum menghidupkan rangkaian.
Turunkan rentang pengukuran ke level yang lebih rendah jika diperlukan.

Mengukur Tegangan (Volt)

Untuk mengukur tegangan, meter harus dikoneksikan melewati sesuatu; melewati resistor, melewati baterai, dll.
Saat mengukur tegangan DC, sambungkan colokan warna merah ke titik yang paling positif, dan colokan warna hitam pada titik paling negatif.
Jika mengukur tegangan AC tidak masalah bagaimana posisi colokan tersambung.
Hal terbaik bila memilih rentang pengukuran tegangan yang tinggi pada meter sebelum menyambungkannya, lalu merubah ke rentang pengukuran yang lebih rendah jika diperlukan.